Kinanti

Buluh-buluh rinduku berlabuh di dirimu.
Riak-riak ceritaku berarak-arak menujumu.

Tapi kau tak jua hadir.
Di sangkar yang sudah selesai kujalin.

G’rangan kemana perginya perempuanku.
Mengendap-endap tinggalkanku.

Kapanpun.
Kunanti, Kinanti ku.

Leave a Reply